Maaf kalau terkesan ofensif, namun saya melihat adanya indikasi bahwa dokter-dokter saat ini turut andil dalam kemerosotan kesejahteraan (dan kesehatan) bangsa ini melalui proses penciptaan kemiskinan yang simultan dan berkelanjutan. Profesi dokter menjadi transfer dana pasien ke kantong pribadi dokter tanpa ada imbal balik yang sepadan.
Tak sedikit teman yang mengeluh bahwa sakitnya tak juga sembuh sementara kantongnya justru berkurang jauh. Mereka juga mengeluhkan sikap mental dokter yang berlagak seolah-olah hanya dokter yang bisa menyembuhkan penyakit. Faktanya, kini banyak penyakit “remeh” yang justru tak bisa ditangani dokter.
Ada balita yang semula sehat, tiba-tiba demam, lalu esok harinya meninggal. Ada yang didiagnosa terkena demam berdarah, tahu-tahu langsung meninggal. Tetangga saya, beberapa waktu lalu “hanya” mengeluhkan sesak di dadanya, tahu-tahu meninggal. Apa dokter masih bisa bicara soal ini?
Mau tau lebih banyak tentang bisnis dokter? Baca lanjutan tulisan Mas Nofie Iman di situsnya

Yang perlu anda ketahui tentang obat
Informasi seputar Xeloda
Perkenalkan, Cisplatin
Cisplatin dan dampaknya pada kesuburan wanita
Obat baru kanker payudara?
Fito-Kimia, Komponen ajaib!
Xeloda untuk penderita kanker payudara HER2
PGV-O hambat sel kanker payudara
Seberapa besarkah harapan penderita kanker payudara?
Trastuzumab atasi kanker payudara
Berita dari BC Rest &Treat 2001
Obat baru itu bernama AVASTIN
Revolusi Obat Bernama STI571
Herceptin, apa yang aneh tentangmu?
Saya dan Tamoxifen
Kombinasi Tamoxifen dan Seroxat sebabkan kematian
Post a Comment